Rebound dalam Basket: Pengertian, Jenis, dan Tips Latihan

(Bright Side of The Side)

Rebound dalam basket menjadi salah satu teknik andalan untuk menciptakan skor bagi tim. Meskipun demikian, terkadang masih banyak orang yang belum memahami salah satu istilah dalam basket ini. Dalam permainan bola basket, posisi pemain basket yang biasanya bertugas dalam melakukan rebound adalah Center dan Power Forward. Tapi, sebenarnya rebound dapat dilakukan siapa saja karena memang berpotensi untuk menambah skor yang membantu peluang kemenangan tim. 

Nah, lalu apa yang dimaksud dengan rebound dalam permainan bola basket? Bagi kamu yang hobi bermain basket tentu perlu mengetahui teknik ini. Supaya tidak penasaran lagi, yuk langsung simak penjelasannya di bawah!

Pengertian Rebound

(iStock)

Secara sederhana, rebound dapat diartikan sebagai memasukkan kembali bola pantul ke dalam ring basket untuk menciptakan skor bagi tim. Saat melakukan shooting atau menembah bola ke ring, terkadang terjadi kegagalan dan bola memantul. Bola pantul ini yang kemudian dimanfaatkan kembali oleh pemain dalam tim dengan cara menangkap dan memasukkannya kembali ke ring. 

Biasanya, pemain yang bertugas melakukan rebound adalah Center dan Power Forward. Hal ini karena kedua posisi pemain ini biasanya berada di dekat ring dan bertubuh tinggi. Pemain yang jago melakukan rebound akan sangat membantu tim dalam memperoleh skor. Teknik rebound sendiri dibedakan menjadi dua jenis. Kira-kira apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bagian berikutnya, ya!

Jenis-jenis Rebound

(Pounding The Rock)

Dalam pertandingan basket, teknik rebound dibedakan lagi menjadi dua teknik. Ada istilah defensive rebound dan offensive rebound. Bagaimana perbedaannya? Berikut adalah penjelasan dan definisinya.

1. Offensive rebound

Istilah ini mengacu pada bola rebound yang berasal dari rekan atau pemain satu tim. Jadi, anggota tim memasukkan bola ke dalam ring, namun gagal masuk. Teknik ini tidak mudah dilakukan dan memerlukan fisik yang baik. Hal ini karena pemain perlu menembus area pertahanan lawan.

2. Defensive rebound

Teknik rebound ini terbalik dengan offensie rebound. Ini terjadi ketika bola rebound diperoleh dari tim lawan. Pemain lawan berusaha menembakkan bola ke ring namun gagal. Kemudian bola diambil dan dimanfaatkan oleh pemain lawan. Dalam pertandingan, defensive rebound biasanya lebih serind terjadi dibandingkan offensive rebound.

Teknik dan Langkah Melakukan Rebound

rebound dalam basket
(Basketball HQ)

Untuk melakukan rebound, pemain perlu melakukan latihan yang cukup agar menguasai teknik ini. Apalagi, teknik rebound juga memerlukan koordinasi tim yang baik dan penguasaan teknik dasar yang baik. Beberapa langkah dan cara untuk melakukan rebound yaitu sebagai berikut. 

1. Buka kedua kaki dan tekuk. Posisi tangan berada di bawah samping tubuh

2. Fokuskan pandangan ke arah ring dan perhatikan arah bola

3. Lompat setinggi mungkin dengan cara mengayunkan tangan ke atas

4. Saat meloncat, jaga posisi badan tetap lurus dengan tangan sambil diluruskan ke atas agar dapat menggapai bola

5. Saat telah mencapai lompatan tertinggi, tangkaplah bola dengan kedua tangan 

6. Saat memegang bola, posisi siku terbuka ke samping untuk menjaga bola

7. Selanjutnya, mendaratlah menggunakan dua kaki yang rileks

Latihan Melakukan Rebound Agar Berhasil

peraturan dalam bola basket
(SFGATE)

Ada beberapa latihan yang bisa kamu coba agar rebound berhasil. Kalian juga dapat melakukan latihan ini bersama tim agar semakin kompak dan terbiasa.

1. Latihan Box Out

Untuk melakukan latihan ini, diperlukan 3 orang pemain. Satu orang bertugas melakukan shooting dan menembak bola. Kemudian dua pemain lainnya menunggu di sisi ring. Bila bola gagal masuk, maka kedua pemain dapat mencoba untuk melakukan rebound dan memasukkan bola kembali.

2. Latihan Passing

Mengapa teknik ini diperlukan? Ketika akan melakukan rebound, pemain perlu memperhatikan posisi anggota tim dan lawan. Bila pemain dalam posisi yang kurang menguntungkan dan ruang tembak terbatas, maka bola dapat dioper ke anggota tim. Ini bisa dilakukan dengan cara passing bola ke area lain, kemudian anggota tim lain menerima dan menembak kembali bola rebound ke ring.

3. Latihan menyentuh ring

Hal yang paling utama dalam latihan ini sebenarya adalah cara meloncat. Jadi, pemain dapat mencoba melompat setinggi mungkin untuk menyentuh ring basket. Ini akan sangat berguna ketika pertandingan, apalagi posisi bola rebound berada di dekat ring.

Kesimpulan: Rebound dalam Basket

peraturan dalam bola basket
(DraftKings Nation)

Teknik rebound termasuk sebagai teknik yang efektif untuk mengumpulkan skor. Apalagi, dalam suatu pertandingan biasanya bola rebound sering terjadi. Bila anggota pemain dalam sebuah tim menguasai teknik ini, tentu akan memperbesar peluang tim meraih kemenangan. Agar dapat melakuan rebound dengan maksimal, pemain perlu latihan dengan konsisten. Menguasai teknik dasar basket juga sangat penting, misalnya teknik dribbling, shooting, jump shoot, dan sebagainya. Hal yang tidak boleh dilupakan tentunya adalah kerjasama antar anggota tim yang baik.

Mau Bikin Jersey Untuk Tim Kamu? Klik Tombol Dibawah

Kami melayani konsultasi seputar desain, bahan, dan kuantiti yang ingin dipesan

JRG Sportswear

Kami telah berpengalaman 7+ tahun sebagai produsen / konveksi jersey olahraga, mulai dari futsal, gaming, basket, bulutangkis, dll.

 

Follow Social Media Kami.

© 2022 JRG Sportswear. All rights reserved.

Promo Akhir Tahun Jersey Olahraga
Khusus pemesanan minimal 1 lusin
Open chat
Halo, ada yang bisa dibantu?